06
Nov
08

Idealitas Pemuda

Wahai kalian yang rindu kemenangan…

Wahai kalian yang turun ke jalan…

Demi mempersembahkan jiwa dan raga…

Untuk negeri tercinta…

Jika membaca rangkaian kata-kata tersebut di atas maka tak pelak lagi jiwa-jiwa yang merindukan sebuah impian untuk menggapai kejayaan dan kedigdayaan akan terpanggil, tergerak, dan terenyuh, seketika menyingsingkan lengan baju dan kemudian maju berjibaku menuju pada tataran perjuangan dengan harapan akan terbentuknya keadaan yang diidamkan.

Mari merenung sejenak dan tentukan faktor apakah yang harus dipenuhi agar kejayaan dan kedigdayaan tersebut bisa digapai. Tentu saja faktor penggerak! adalah yang kita butuhkan sebagaimana sebuah mesin kendaraan bermotor yang membutuhkan sumber energi bahan bakar. Faktor penggerak yang hendak saya soroti adalah pemuda yang memiliki idealisme kokoh guna mengemban tugas-tugas yang berat di antaranya yaitu membangun peradaban yang gilang-gemilang. Idealisme kokoh tersebut haruslah bersih dan suci, bersih dari kepentingan dunia dan ambisi pribadi yang bersifat pragmatis. Tentu saja tanpa kesucian niat dalam bergerak maka yang kita dapat hanyalah penyakit sebagaimana yang kita semua rasakan saat ini, korupsi merajalela bagaikan adat yang dibiasakan, pungutan liar yang memberatkan para pengusaha dan pelaku ekonomi, birokrasi yang penuh dengan intrik penyelewengan dan lain sebagainya.

Bagaikan menjalani babak baru era penjajahan kita disibukkan oleh ulah para pelaku pengrusakkan segala lini kehidupan bangsa ini mulai dari politik dagang sapi, ekonomi biaya tinggi tanpa diikuti daya beli yang mumpuni, pertahanan dan keamanan yang terus meradang akibat konflik horizontal dan keterbatasan kekuatan militer, tentu saja masih banyak lagi. Pertanyaannya? Sampai kapankah kita semua akan bertahan dalam kondisi memprihatinkan sebagaimana termaktub di atas? Langkah strategis apa yang harus kita perbuat? Di mana peran strategis para pemuda guna memperbaiki keburukan menuju pada babak kegemilangan yang hakiki?

Pada tahun 1928 tepatnya 80 tahun yang lalu para pemuda pejuang yang berasal dari berbagai penjuru negeri ini mengikrarkan sebuah sumpah yang menjadi suatu tonggak pemersatu kekuatan negeri ini. Yang penulis maksud jelaslah sumpah pemuda yang hingga kini senantiasa kita kenang dan dengungkan tiap tahunnya. Pengorbanan yang luar biasa telah ditempuh oleh para pemuda pada zaman mereka. Berjuang demi sebuah asa yang tertanam pada benak tiap pelakunya. Itulah pemuda! Sebegitu pentingnya peran strategis pemuda sebagai sumber daya manusia potensial dalam menggerakkan roda kemajuan era, hingga seorang bapak proklamator kita Soekarno berkata Beri saya sepuluh orang pemuda, maka akan kuubah dunia!” seperti itulah hakikat guna dari kaum pemuda. Dia menjadi bagian dari suatu solusi yang kontributif, inovatif, progresif dan revolusioner, memiliki semangat dan daya juang yang luar biasa hingga dunia pun takluk olehnya.

Berjuang demi tegaknya sebuah cita-cita membutuhkan pengorbanan yang tidak sedikit. Mengorbankan harta dan jiwa merupakan suatu keniscayaan, jika kita berbicara mengenai suatu tindakan nyata yang dibutuhkan. Jika melihat kembali penggalan kata pembuka di atas, untaian kata-kata tersebut lebih bersifat panggilan, panggilan untuk senantiasa memacu dan memicu segenap jiwa dan raga demi sebuah kebaiakan. Dan kata-kata turun ke jalan di sana jangan juga diartikan secara sempit dan denotatif yang dimaksud dengan turun ke jalan bisa berupa tindakan untuk meniti jalan yang lurus, jalan untuk berjuang, melalui karya nyata yang bisa dibanggakan dan dirasakan oleh segenap negeri ini.

Namun sedikit berkaca pada sebagian pemuda pada masa kekinian. Ketimbang membangun peradaban dan berjuang untuk lepas dari imperialisme modern. Para pemuda kini justru menyimpan banyak masalah. Sejauh ini masalah mereka hanya berkisar pada kebutuhan pribadi, materi yang kurang dan dunia hiburan yang memabukkan. Lebih dari itu, mereka hanya disibukkan pada masalah cinta semu, tontonan cengeng percintaan dangkal dan pembebasan syahwat, tren gaya berpakaian dan kemewahan yang berubah-ubah, serta menikmati jenis musik yang membuat mereka rela berdesak-desakkan hingga terinjak dan mati sia-sia. Tak terngiang sedikit pun sebuah kepedulian nyata terhadap kondisi bangsa yang kian terpuruk. Layakkah hal-hal semacam itu melekat pada diri para kaum pemuka perubahan? Tentu saja jawabannya adalah TIDAK!

Berangkat dari sebuah keyakinan bahwa masih ada bagian lain dari umat ini yang memiliki keberanian dan kepedulian untuk mengatasi keadaan. Menyingsingkan rasa lelah dan maju menghadapi panggung kehidupan yang diliputi oleh ketidaknyamanan. Hingga terbentuknya sebuah zaman kejayaan. Kita para pemuda pasti bisa! Karena kita adalah pewaris peradaban.

Mari kita simak bersama kutipan mutiara dari Dr. Raghib As-Sirjani seorang cendekiawan muslim yang juga sebagai tokoh pemerhati masalah umat menitipkan untaian kebijaksanaan kepada para pejuang yang dibanggakannya beliau berkata Para remaja yang kami cintai…ketika terbersit di hatimu hasrat untuk meraih sukses dunia juga akhirat. Segera mulailah dengan menata hasrat ini menjadi sebuah tujuan besar dalam hidupmu. Serasikan amal perbuatanmu dengannya. Lalu istiqomahlah! Berusaha untuk menjaganya. Jika engkau ingin umat ini maju. Jika engkau ingin mengembalikan kejayaan hakiki. Jika engkau ingin memisahkan kehinaan, kemunduran dan kehancuran yang terus menempel pada tubuh umat ini. Mulailah dari sekarang! Jangan engkau tunda, jangan engkau menyerah dengan tantangan yang menghadang. Mulai! Dan Allah akan segera membuka pintu rahmat untukmu…”


0 Responses to “Idealitas Pemuda”



  1. Leave a Comment

Leave a Reply

Please log in using one of these methods to post your comment:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s


Another Side

21

just a little bit…

me and my complicated path that i got. right now i am really anxious to grow and improved out...surely...for the future!

Event of…

November 2008
M T W T F S S
« Sep   Dec »
 12
3456789
10111213141516
17181920212223
24252627282930

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.